Life of Pi

“Don't cry because it's over, smile because it happened”
Let’s love the earth! :)

Let’s love the earth! :)

Underneath the moon, Underneath the stars Here’s a little heart for you Up above the world, Up above it all Here’s a hand to hold on to You’re just the one that I’ve been waiting for I’ll give you all that I have to give and more But don’t let me fall You’ll be the one that I’ll love forever more I’ll be here holding you high above it allBut don’t let me fall..
-Lenka

Underneath the moon, Underneath the stars
Here’s a little heart for you
Up above the world, Up above it all
Here’s a hand to hold on to

You’re just the one that I’ve been waiting for
I’ll give you all that I have to give and more
But don’t let me fall

You’ll be the one that I’ll love forever more
I’ll be here holding you high above it all
But don’t let me fall..

-Lenka

Tanah Lot, March 31st, 2012. :)

Tanah Lot, March 31st, 2012. :)

Sok kritikus

Racauan pagi ini terinspirasi dari GTO-moment beberapa pagi yang lalu.

well, GTO itu adalah Gardu Tol Otomatis, dimana lo gausa lagi bayar2 pake cash, tp cukup tempelin E-Toll Card lo ke mesinnya and VOILA, palangnya kebuka. so far, gw baru liat di Jakarta sih berhubung gw blm jalan2 ke Bandung dan pas gw ke Bogor kmrn, GTO belom eksis. hehe

Nah, yg bisa masuk GTO itu cuma org yg punya E-Toll Card dan tentunya yg saldonya masih mencukupi, minimal Rp 10.000,- lah kalo mau amannya. The usual problem is, banyak yg lupa kalo saldonya abis, kurang, atau bahkan ga tau kalo GTO itu cuma mesin dan ga bisa dibayar pake cash sehingga org tsb ttp ngantri dgn ganteng/cantik nya dan menyebabkan antrian tersendat+polusi suara (diklaksonin orang2 haha). Tapi, ada juga yg bandel. Orang2 ini sengaja ngantri di GTO karena dia males macet2an di jalur yg biasanya (biasanya GTO itu meminimalkan antrian) trus dgn innocentnya bilang klo saldonya abis dan minjem E-Toll card mobil di belakangnya, of course abis itu he has to pay to that person lah ya. Urat malu, urat gaenak, kupingnya disumpel jg gw rasa sampe orang2 ini jadi sebodo amat-an sm cacimaki-klaksonan orang2 yg antri di belakangnya. Beberapa kerabat gw yg gw tau hobi bandel gini nih.. errgh pgn gw gaplok!haha

so, back to the main topic. GTO-moment pagi ini tu adalah disaat gw ngantri di GTO Halim dan 2 mobil di depan gw ga punya GTO. Mobil dpn gw nolak buat ngebantuin orang ini dgn tidak meminjamkan E-Toll Card nya yg pada akhirnya membawa si mas2 ini menuju mobil gw&pinjem E-Toll Card gw. 1 menit kemudian dia balik ke mobil gw untuk ngebalikin kartunya sambil ngasih duit dan misuh2 “Duh, Jakarta! Kompleks bgt sih hidup disini” (yaa kira2 begitu..). and then i wonder..

1. GTO itu adalah sebuah teknologi yg diciptakan sbg salah satu solusi mengatasi kemacetan di dalam tol (which supposed to be Jalan Bebas Hambatan, if i’m not mistaken). Bahkan beberapa hari yg lalu, sebuah bank swasta yg mensupport GTO ini mengeluarkan teknologi baru lagi yang fungsinya sama dgn E-Toll Card, tp ini bukan kartu melainkan sebuah mesin yg ditempelkan di dashboard mobil, sehingga  nantinya mesin GTO akan membaca secara otomatis tanpa kita harus menempelkan kartu lagi dan ta-daa, secara resmi kita masuk ke tol dalam kota. Yaaa, layaknya tol-tol di luar negri gitu lah ya, contoh di Singapur tuh yg paling deket. (sumber: @fandy_r)

2. Diberlakukannya “Contra Flow” di Jakarta. Ini merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan di tol dalam kota Jakarta juga.

Contraflow lane reversal refers to plans that alter the normal flow of traffic, typically on a controlled-access highway (such as a freeway or motorway), to either aid in an emergency evacuation (the most common usage of the term in the United States) or, as part of routine maintenance activities, to facilitate widening or reconstruction of one of the highway’s carriageways (the most common usage in the United Kingdom). Usually, the term is used to refer to reversal of lanes which are normally configured for travel in one direction; routinely changing the configuration of reversible lanes (such as during rush hour) is not normally considered contraflow lane reversal. -wikipedia

Yaa, intinya kaya semacam lawan arus gitu deh. ‘Contra Flow’ sendiri diterapkan pada jam kerja mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Sistem ‘Contra Flow’ diberlakukan di Tol Dalam Kota Cawang - Semanggi. Sistem lawan arus diberlakukan untuk mengurai kemacetan di tol dalam kota sekitar Tegal Parang yang selama ini menjadi fokus macet kendaraan yang mau ke arah Semanggi sampai Bandara Soekarno-Hatta.

source: google

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyono, menuturkan uji coba perdana bahwa pada 1 May kemarin sistem lawan arus berjalan lancar (source: koran jakarta). Tapi sayangnya, Jalan Arteri Gatot Subroto (samping tol) masih aja macet. Menurut gw sih, harusnya sih sistem (di dalam tol) ini berdampak baik juga ke sekelilingnya.

But overall, salut juga sih gw sama ke-update-an teknologi/ide2 buat ngatasin masalah2 di (dalam tol) Jakarta. Karena sorry to say, gw akuin gw adalah salah satu orang yang masih pesimis kalo Jakarta itu bisa tertata dengan baik, yaa, yg paling deket ky Singapore (i wish. you?haha), apalagi buat sekedar bikin Jakarta jadi macet dan bersih.

Semua ke-update-an itu balik lagi sih ke masyarakatnya. Cerdas/ga? Ga semua orang punya kesempatan (bagus) buat dapet/ngerasain kemajuan2 yg ada di sekelilingnya. Ujung2nya balik lagi ngomongin perekonomian masyarakatnya sih. Ga bisa nyalahin kalo masih ada orang2 yg ga cerdas atau ya bahkan ga punya otak sm sekali di Jakarta ini (atau di kota2 lainnya di Indonesia). Klo mulai dari yg kecil mulu: mulai dari diri sendiri, ga akan ada tamatnya kalo si org tersebut juga ga cerdas! Gw jg masih terus mengedukasi diri gw sendiri sih buat selalu update krn gw sadar gw punya kesempatan buat itu dan bisa gw share ke orang sekeliling gw. Mungkin buat bapak-bapak/ibu-ibu di atas sana, boleh bgt loh men-detail-kan program2 “Pencerdasan Bangsa”-nya. Sayang aja kan kalo ide2 yg digencarkan atau bahkan diterapkan cuma sampai ke masyarakat yg mau tanggap dan cerdas aja?

Cheers!

too much thinking lately, i guess.

too much thinking lately, i guess.